Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026 melalui sidang isbat 19 Maret. Keputusan diambil berdasarkan hasil rukyatul hilal dan hisab.
Memuat...
Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada 19 Februari 2026 setelah pelaksanaan sidang isbat. Keputusan tersebut diumumkan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar berdasarkan hasil rukyatul hilal dan perhitungan hisab yang telah memenuhi kriteria penetapan awal bulan.
JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut diumumkan usai pelaksanaan sidang isbat yang digelar pada Selasa (17/2/2026).
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa penetapan awal puasa didasarkan pada hasil pemantauan hilal (rukyatul hilal) di berbagai titik di Indonesia serta perhitungan hisab. Berdasarkan laporan yang masuk, posisi hilal telah memenuhi kriteria imkan rukyat sehingga disepakati 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 19 Februari 2026.
Sidang isbat turut dihadiri perwakilan organisasi masyarakat Islam, ahli astronomi, serta instansi terkait. Pemerintah berharap dengan keputusan ini, umat Islam di Indonesia dapat memulai ibadah puasa secara serentak.
Dengan ditetapkannya awal Ramadhan, umat Muslim di seluruh Indonesia bersiap menyambut bulan suci dengan berbagai persiapan, mulai dari kegiatan keagamaan hingga tradisi menyambut Ramadhan di daerah masing-masing.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban, meningkatkan ibadah, serta mempererat kebersamaan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Jambi Kini adalah portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang wilayah Jambi dan nasional. Sebagai bagian dari PT HADIKA, Jambi Kini berfokus pada penyampaian berita yang akurat dan terpercaya. Dengan cakupan mulai dari politik hingga gaya hidup, Jambi Kini menjadi sumber informasi penting bagi pembaca yang ingin tetap update dengan perkembangan terbaru.
Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026 melalui sidang isbat 19 Maret. Keputusan diambil berdasarkan hasil rukyatul hilal dan hisab.
Sejumlah warga di Jember dan Bondowoso melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah lebih awal pada 19 Maret 2026. Perbedaan ini terjadi karena penggunaan metode hisab tradisional berbasis kitab klasik oleh sebagian kalangan pesantren, yang tidak sama dengan penetapan pemerintah. Meski berbeda, pelaksanaan ibadah tetap berlangsung aman dan kondusif dengan pengamanan aparat gabungan.
Penetapan Idul Fitri 2026 di Indonesia berpotensi berbeda. Muhammadiyah telah menetapkan Lebaran pada 20 Maret 2026, sementara pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat untuk menentukan 1 Syawal.