OPPO Reno 15 Terbaru Hadir dengan Peningkatan Kamera dan Performa
OPPO resmi menghadirkan Reno 15 sebagai smartphone terbaru dengan peningkatan pada sektor kamera, performa, dan daya tahan baterai untuk pasar kelas menengah.
Memuat...
Memasuki tahun ini, pengguna Gmail diimbau untuk lebih waspada terhadap serangan siber berbasis kecerdasan buatan (AI). Perusahaan keamanan siber terkemuka, McAfee, mengungkapkan bahwa penipu kini memanfaatkan teknologi AI untuk menciptakan serangan phishing yang lebih canggih dan sulit dideteksi.
TEKNOLOGI - Memasuki tahun ini, pengguna Gmail diimbau untuk lebih waspada terhadap serangan siber berbasis kecerdasan buatan (AI). Perusahaan keamanan siber terkemuka, McAfee, mengungkapkan bahwa penipu kini memanfaatkan teknologi AI untuk menciptakan serangan phishing yang lebih canggih dan sulit dideteksi.
Menurut laporan McAfee yang dirilis akhir Desember 2024 dan dikutip dari Forbes, penjahat siber semakin sering menggunakan teknologi deepfake untuk menghasilkan video atau rekaman audio palsu yang sangat realistis. Konten ini dibuat untuk menipu pengguna agar menyerahkan informasi pribadi mereka.
"Seiring dengan semakin mudah dan terjangkau akses ke teknologi deepfake, bahkan orang tanpa pengalaman sebelumnya bisa menghasilkan konten yang meyakinkan," jelas McAfee.
Dengan 2,5 miliar pengguna di seluruh dunia, Gmail menjadi target utama bagi pelaku kejahatan siber. Platform ini menyimpan banyak data sensitif yang sering dijadikan incaran. Salah satu serangan terbaru yang diungkap Biro Investigasi Federal (FBI) adalah serangan phishing berbasis notifikasi Calendar yang memanfaatkan Gmail.
McAfee menekankan bahwa teknologi AI memungkinkan para penjahat untuk menciptakan serangan phishing yang sangat meyakinkan, seperti email atau telepon yang tampak sah dari perusahaan besar, termasuk Google. Serangan ini dirancang khusus untuk mengelabui pengguna yang kurang berpengalaman atau tidak waspada.
Salah satu contoh serangan phishing canggih menimpa konsultan keamanan Microsoft, Sam Mitrovic. Penyerang berpura-pura menjadi tim dukungan Google dengan detail yang tampak sah, termasuk nomor telepon dan email.
Mitrovic awalnya menerima notifikasi terkait upaya pemulihan akun Gmail, yang terlihat seperti berasal dari Google. Ia kemudian menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai perwakilan Google, mengklaim adanya aktivitas mencurigakan di akun Gmail-nya. Nomor telepon yang digunakan terlihat valid berdasarkan pencarian cepat, sehingga bisa dengan mudah meyakinkan pengguna.
Namun, Mitrovic yang berpengalaman dengan cepat menyadari adanya kejanggalan. Email yang diterimanya, meskipun tampak sah, memiliki kolom "To" yang ditujukan ke alamat yang bukan milik Google. Hal ini menjadi petunjuk adanya percobaan phishing.
"Hampir dapat dipastikan bahwa penyerang akan terus melakukan serangan hingga korban menyerahkan informasi pribadinya," ujar Mitrovic.
McAfee menyarankan para pengguna untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan phishing berbasis AI. Berikut beberapa langkah antisipasi yang bisa dilakukan:
Teknologi AI memberikan tantangan baru dalam dunia keamanan siber. Untuk itu, edukasi dan kesadaran menjadi kunci dalam melindungi diri dari ancaman siber yang terus berkembang.
Jambi Kini adalah portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang wilayah Jambi dan nasional. Sebagai bagian dari PT HADIKA, Jambi Kini berfokus pada penyampaian berita yang akurat dan terpercaya. Dengan cakupan mulai dari politik hingga gaya hidup, Jambi Kini menjadi sumber informasi penting bagi pembaca yang ingin tetap update dengan perkembangan terbaru.
OPPO resmi menghadirkan Reno 15 sebagai smartphone terbaru dengan peningkatan pada sektor kamera, performa, dan daya tahan baterai untuk pasar kelas menengah.
ASUS memutuskan tidak merilis smartphone baru pada 2026 dan mengalihkan fokus bisnis ke pengembangan produk berbasis kecerdasan buatan serta perangkat komputer.
Mulai dari HP murah yang kuat untuk kebutuhan standar, hingga flagship premium yang mampu menjalankan tugas profesional, akhir tahun 2025 adalah waktu strategis untuk upgrade gadget sesuai kebutuhan dan anggaran.