Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026 melalui sidang isbat 19 Maret. Keputusan diambil berdasarkan hasil rukyatul hilal dan hisab.
Memuat...
Umat Muslim di Indonesia diperkirakan akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah secara serentak pada Senin, 31 Maret 2025. Prediksi ini didasarkan pada perhitungan astronomi yang menunjukkan bahwa hilal pada 29 Ramadhan 1446 H tidak akan terlihat di wilayah Indonesia, sehingga puasa Ramadhan akan digenapkan menjadi 30 hari.
Jakarta – Umat Muslim di Indonesia diperkirakan akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah secara serentak pada Senin, 31 Maret 2025. Prediksi ini didasarkan pada perhitungan astronomi yang menunjukkan bahwa hilal pada 29 Ramadhan 1446 H tidak akan terlihat di wilayah Indonesia, sehingga puasa Ramadhan akan digenapkan menjadi 30 hari.
Kementerian Agama (Kemenag) RI telah menjadwalkan sidang isbat penentuan 1 Syawal 1446 H pada Sabtu, 29 Maret 2025. Meski demikian, berdasarkan metode hisab, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menyatakan bahwa kemungkinan besar Lebaran akan jatuh pada 31 Maret 2025.
Muhammadiyah, melalui Maklumat Pimpinan Pusat Nomor 1/MLM/I.0/E/2025, telah menetapkan Idul Fitri 1446 H pada 31 Maret 2025 menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal. Sementara itu, Nahdlatul Ulama (NU) akan tetap menggunakan metode rukyatul hilal atau pengamatan langsung. Jika hilal tidak terlihat pada 29 Ramadhan, maka NU juga akan menetapkan Idul Fitri pada 31 Maret 2025.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) turut memperkuat prediksi ini dengan menyatakan bahwa berdasarkan kriteria Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), hilal tidak mungkin terlihat di Indonesia pada 29 Maret 2025. Dengan demikian, hari raya Idul Fitri berpotensi dirayakan serentak oleh seluruh umat Muslim di Indonesia.
Jika prediksi ini benar, maka momen Lebaran tahun ini akan menjadi salah satu yang langka, di mana pemerintah, Muhammadiyah, dan NU merayakan Idul Fitri di hari yang sama. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat yang menginginkan keseragaman dalam perayaan hari besar keagamaan.
Meski demikian, penetapan resmi 1 Syawal 1446 H tetap menunggu hasil sidang isbat Kementerian Agama RI pada akhir bulan Maret mendatang.
Jambi Kini adalah portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang wilayah Jambi dan nasional. Sebagai bagian dari PT HADIKA, Jambi Kini berfokus pada penyampaian berita yang akurat dan terpercaya. Dengan cakupan mulai dari politik hingga gaya hidup, Jambi Kini menjadi sumber informasi penting bagi pembaca yang ingin tetap update dengan perkembangan terbaru.
Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026 melalui sidang isbat 19 Maret. Keputusan diambil berdasarkan hasil rukyatul hilal dan hisab.
Sejumlah warga di Jember dan Bondowoso melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah lebih awal pada 19 Maret 2026. Perbedaan ini terjadi karena penggunaan metode hisab tradisional berbasis kitab klasik oleh sebagian kalangan pesantren, yang tidak sama dengan penetapan pemerintah. Meski berbeda, pelaksanaan ibadah tetap berlangsung aman dan kondusif dengan pengamanan aparat gabungan.
Penetapan Idul Fitri 2026 di Indonesia berpotensi berbeda. Muhammadiyah telah menetapkan Lebaran pada 20 Maret 2026, sementara pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat untuk menentukan 1 Syawal.