Bungo, JambiKini.id — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) terjadi di Kabupaten Bungo, Jambi, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan mendapatkan BBM di sejumlah SPBU, bahkan harus mengantre cukup lama.
Tidak hanya di SPBU, kelangkaan juga berdampak pada harga BBM di tingkat pengecer. Harga BBM eceran dilaporkan melonjak tajam hingga mencapai Rp20 ribu sampai Rp25 ribu per liter, jauh di atas harga normal.
Situasi tersebut dikeluhkan warga karena dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bagi pengendara dan pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada ketersediaan BBM.
Menanggapi kondisi ini, pihak kepolisian memastikan bahwa stok BBM di wilayah Kabupaten Bungo dalam keadaan aman. Kelangkaan yang terjadi disebut bersifat sementara dan dipicu oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang libur panjang Nataru.
Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan serta meminta para pengecer untuk tidak menjual BBM dengan harga yang terlalu tinggi. Pengawasan terhadap distribusi BBM pun akan terus dilakukan guna mencegah penimbunan dan menjaga stabilitas pasokan di daerah tersebut.