Balangan, Kalimantan Selatan — Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan akibat curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Salah satu daerah yang terdampak cukup parah adalah Kabupaten Balangan, dengan ketinggian air di beberapa titik dilaporkan mencapai atap rumah warga.
Banjir dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah hulu sejak Jumat malam, menyebabkan debit air sungai meningkat drastis dan meluap ke permukiman warga. Sejumlah desa di Kecamatan Tebing Tinggi dan Halong terendam, mengakibatkan aktivitas masyarakat lumpuh dan akses jalan terputus.
Berdasarkan data sementara, sedikitnya 1.600 kepala keluarga terdampak banjir. Ratusan rumah warga terendam, sementara sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari risiko keselamatan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah menetapkan status siaga banjir dan mengerahkan tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan untuk melakukan evakuasi dan penyaluran bantuan logistik. Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok, selimut, serta layanan kesehatan bagi warga terdampak.
Selain Balangan, potensi banjir juga diwaspadai di beberapa kabupaten lain di Kalimantan Selatan yang berada di sepanjang daerah aliran sungai. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama bagi yang tinggal di wilayah rawan banjir, serta mengikuti arahan dari petugas di lapangan.
Hingga saat ini, petugas masih terus melakukan pemantauan dan pendataan dampak banjir, sembari menunggu kondisi cuaca membaik dan air berangsur surut.